Rabu, 02 Juni 2021

Wisata Baru di Juni 2021

Juni 02, 2021 0 Comments

 


tantrileo.com,-Bagiku, semua bulan begitu spesial. Tak kalah spesialnya dirimu di hati ini, eaaaa.

Kali ini aku ingin mereview salah satu tempat wisata yang recommended di Jember. Semua bermula di pagi pertama bulan Juni 2021. Kuwakili syukur dari ratusan hari yang lalu di hari ini. Setiap bulan memberi kesan dan spesial bagiku. Segala luka, kegagalan, dan ketidaktercapaian menjadi pelecut untuk bangkit semangat meraih. Harapannya selalu sama di setiap pergantian waktu, hari, bulan, dan tahun. Semakin dihadirkan banyak cinta di setiap waktu, salah satunya bulan Juni ini!

Mengawali hari pertama di Juni 2021 ini, kalender begitu baik pada kami semua. Di awal bulan ini bertepatan dengan hari libur nasional memperingati Hari Lahir Pancasila. Sejak pandemi hadir, kami sekeluarga pun membatasi kegiatan-kegiatan di luar rumah yang dianggap kurang begitu penting atau kebutuhan yang sifatnya hiburan. Sengaja kami batasi bahkan kurangi, karena masih belum merasa nyaman dengan kondisi saat ini. Kebutuhan hiburan itu seperti berlibur misalnya. Kami menganggap rumah masih menjadi tempat terbaik saat ini. Setahun telah berlalu, sejak Februari di tahun lalu Indonesia dinyatakan menjadi salah satu negara yang terkena wabah corona. Saat itu pula semuanya menjadi berubah. Salah satunya, kegiatan kami dalam bersekolah, semua kegiatan dilakukan dengan PJJ dan WFH.

Meski kondisi saat ini sedikit berubah dan new normal, “berusaha berdamai dengan alam,” ibaratnya. Pembelajaran tatap muka memang masih belum serempak dilakukan di semua sekolah, hanya sekolah-sekolah tertentu saja yang dianggap sudah zona hijau dan aman. Aspek lain pun sudah mulai bangkit dan melakukan kegiatan seperti biasanya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

Wisata Baru Menawan Hati

Tempat-tempat umum yang sudah aktif beroperasi antara lain, mal, gedung bioskop, pertokoan, café, tempat wisata dan lainnya. Banyak tempat-tempat hiburan baru yang bermunculan, salah satunya yakni tempat wisata. Biasanya jika ada yang baru maka yang lama diabaikan. Kalimat tersebut sering dilakukan oleh beberapa orang. Namun, semoga saja aku dan kamu ya? Nah, lalu kaitannya apa sih dengan sesuatu yang baru?

Jadi begini Kawan, setelah sekian purnama tidak menginjakkan kaki ke tempat wisata, di awal Juni ini sebagai salah satu pengobat rindu dan refreshing kami sekeluarga. Finally, kuajaklah anak-anak ke tempat wisata baru yang berada di kota Jember. Tempat wisata tersebut masih terletak di seputar pusat kota Jember, bernama Jember Mini Zoo.

Saat ini, masyarakat Jember tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar kota untuk berlibur ke kebun binatang. Sebab, Jember Mini Zoo sedang naik daun digandrungi oleh pengunjung untuk berwisata. Mengingat kehadirannya belum genap sebulan, tepatnya dibuka sejak H+2 Lebaran kemarin. Meski terbilang masih zona oranye, akan tetapi pihak terkait sudah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dan dengan konsep wisata terbuka juga Family Care. Lokasi wisata seluas kurang lebih 3 hektare itu berada di wilayah Kecamatan Kaliwates.

Jika dideskripsikan, wisata ini menerapkan one gate system (satu pintu). Artinya pengunjung mengikuti jalur yang ada, sudah diatur rute dan masing-masing titik, lalu penyediaan tempat cuci tangan yang terlihat di beberapa titik. Kemudian tampak petugas pun ketat mengingatkan terkait social distancing dan wajib menggunakan masker, jika tidak menggunakan masker maka dilarang masuk area.

Sesuai namanya, wisata ini menawarkan beragam jenis satwa yang bisa dijadikan obat refreshing sebagai pelepas lelah selama berkegiatan di awal pekan. Karakteristik tempat wisata ini berbeda dengan tempat wisata lainnya. Bisa dikatakan paket komplit lah yang disediakan di tempat wisata ini. Pasalnya, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan hewan-hewan yang jarang dijumpai, tapi pengunjung di kebun binatang mini ini juga mendapatkan edukasi melalui pemandu atau petugas yang menjelaskan tentang spesies hewan yang ada.

Binatang yang terdapat di tempat wisata ini juga cukup beragam di antaranya, burung unta (Struthio carnelus), kuda poni (Equus ferus caballus), kura-kura sulcata (Centrachelys sulcata), rusa tutul atau rusa totol (Axis axis), burung merak biru atau merak India (Pavo cristatus), sapi perah, dan lainnya.

 

Keunikan Si Menawan Hati

Setiap tempat pasti memiliki karakteristiknya masing-masing. Baik hal yang berbeda dari yang lain dan membuat pengunjung berkesan. Uniknya, di wisata mini ini pengunjung diperbolehkan berinteraksi langsung dengan beberapa satwa jinak sambil memberi makan, seperti kelinci dan sapi. Di tempat wisata ini juga terdapat taman kelinci yang dikhususkan berbagai jenis kelinci dilengkapi dengan fasilitas rumah-rumah dan lubang-lubang persembunyian kelinci yang terhampar luas di rerumputan hijau. Dengan leluasa pengunjung pun bisa bebas masuk di taman kelinci tersebut sambil menemani buah hati bermain bersama kelinci, memberi makan kelinci, dan berswafoto. Dijamin bakalan seru banget Kawan!

Jika mulai merasa jenuh, pengunjung juga dapat menjelajahi beberapa lokasi di Jember Mini Zoo untuk berswafoto. Tentu saja, banyak lokasi-lokasi atau spot foto yang bisa dijadikan pilihan untuk berswafoto sendirian atau bersama keluarga (yang pasti bukan dengan saya ya, karena jauh, hehehe). Nah, tentu saja koleksi foto-foto di kebun binatang terbaru di Kabupaten Jember yang keren abis ini, nantinya dapat menghiasi akun media sosial kamu semakin ciamik.

Bagi yang mengajak keluarga khususnya anak-anak kecil, tidak perlu khawatir mereka akan bosan, sebab di Jember Mini Zoo ini juga tersedia taman playkid seperti ayunan, perosotan, dan lainnya yang sangat menyenangkan.

 Setelah berkelana di area pemandangan satwa, taman kelinci, dan taman bermain. Di kawasan Jember Mini Zoo juga terdapat sebuah danau yang tidak boleh dilewatkan begitu saja untuk dinikmati. Selain pemandangannya indah dan sejuk, di danau tersebut pengunjung bisa bersantai sambil mendayung perahu dan bebek sepeda air. Keduanya dapat disewa di lokasi ini dengan harga murah meriah lho.

Apabila kamu merasa lapar dan ingin melepas kepenatan setelah berkeliling di area wisata Jember Mini Zoo. Tempat ini juga menyediakan tempat yang cozy dan unik karena terdapat tempat tongkrongan di rooftop yakni café dan resto rooftop Mendjangan. Banyak beberapa menu pilihan yang disediakan di café dan resto ini, harganya pun sesuai kantong. Finally, sebelum menuju pintu keluar tepat di bawah rooftop café dan resto ada mini market yang menyediakan oleh-oleh dan souvenir cantik yang bisa dijadikan buah tangan saat pulang. Berbagai jenis boneka satwa menjadi pilihan salah satu di sana. So, tinggal memilih lebih suka yang apa?

Well, itulah ulasan tentang wisata terbaru yang sedang melanda asmara masyarakat Jember. Ternyata, bukan hanya jatuh cinta saja kan yang dilanda asmara, hehehe. Penasaran sama tempat satu ini? Langsung aja meluncur ke TKP ya ….

Semoga review ini bermanfaat dan jangan lupa sempatkan untuk hunting ke tempat ini bagi yang berkunjung ke Jember ya. InsyaAllah, tidak akan rugi! Semoga pandemi lekas berakhir agar kekhawatiran kita saat berlibur juga bisa hilang dalam diri. Bagaimana dengan di kota kamu nih? Adakah tempat wisata baru juga? Yuks, share di kolom komentar ya….

Sabtu, 29 Mei 2021

Aku Selalu Suka Sehabis Hujan

Mei 29, 2021 0 Comments

 


tantrileo.com,-Aku selalu suka berjalan di tengah hujan ….

Ada kenikmatan tersendiri yang hadir di hati.

Meski tidak selalu ada tapi selalu memberi makna.

Keberadaanmu selalu di nanti, hingga ribuan mili.

Kedatanganmu mengubah suasana menjadi syahdu, canda, dan tawa.   

Begitu banyak kenangan tersirat  yang terekam hingga menjadi erat.  

Aku menganggap hadirnya rerintikan seolah ditemani ribuan teman-teman yang datang dari langit.

 

Aku selalu suka ketika hujan ….

Kusesap hangat bau tanah yang membumi.

Begitu segar seperti cinta pertama.

Matahari setelah hujan jauh lebih indah dibandingkan matahari sebelumnya.

Butiran bintang  setelah hujan menari-nari laksana cerita Ramayana.  

Biarlah kunikmati selalu hadirnya dirimu, yang membisu tapi merindu.

 

Aku selalu suka sehabis hujan ….

Rinainya kerap mengundang senyuman.

Meski tak selamanya yang tersenyum adalah teman.

Namun, hadirmu selalu membuahkan cinta.

Sekali pun cinta adalah salah satu perasaan yang tidak mampu kudefinisikan

Sebab ia berwujud engkau.

 

Aku selalu suka sehabis hujan ….

Hujan datang, senja datang, malam tak lagi lengang.

Rindu menjadi dermaga, muara hati yang tak lekang.

Di antara raga kita, menanti temu.

berharap peluk darimu.

 

Aku selalu suka sehabis hujan ….

Kutitipkan rindu-rindu pada pertemuan kemarin.

Sebagai waktu paling kasmaran, tuk ruang paling tenang.

Tunggu aku pulang sayang!

Kita gabung lagi rindu menjadi telaga,                             

kita siram lagi penantian menjadi bahagia.

 

Cindraloka, 29 Mei 2021

 

 

Sabtu, 22 Mei 2021

Merindumu Sebatas Semu

Mei 22, 2021 0 Comments

 

tantrileo.com,-Kuingat senyuman manismu. Teduhkan jiwa yang menggebu. Merasuk ke dalam cakrawala hatimu. Selama ini bukan aku tidak berusaha melupakanmu. Tapi satu hal yang perlu kau tahu, aku tak mampu melupakanmu. Bayangmu begitu kuat, menjelma bagai semesta. Mengingatmu, sama halnya mendinginkan hati pada teriknya mentari. Tepiskan diri tegarkan hati. Menyeruak ke pusara gelombang yang membayang. Aku begitu mencintai senja. Rasa itu dipertegas oleh ucapan mama tentang senja.

“Mama tidak pernah berhenti mencintai senja hingga kini, sayang!” ungkap mama sore itu menjelang senja.

“Iya, Ma. Sama halnya denganku, senja selalu membuatku terpana dengan segala keindahannya,” balasku pada mama.

Pernah suatu ketika, rasa rindu begitu membuncah dan kutanya pada diri, “apakah kamu tahu, Ko?” tanyaku meski tak berbalas.

Merindukanmu adalah hal termudah dalam hidupku. Yang tersulit adalah melupakanmu. Mendambamu ibarat sebuah harapan yang hadirkan ketidakjawaban. Aku memang pernah kecewa, bahkan ribuan kali kekecewaan itu mewarnai episode drama hidup ini. Namun, sejak kehadiranmu semuanya menjadi berubah. Membawa berkah sekaligus anugerah.

Sekalipun kehadirannya sesaat. Ingin sekali aku bercerita. Tentang rasa yang ada. Pada rindu hangat yang kian menjelma. Telah kutitip rindu ini pada langit senja yang seteduh matamu. Mata coklat kebiruan dengan sorot tajam, menghunjam hati menghunus cekam.

Rupanya gelap dan terang kerap bertemu di kala senja. Takkan pernah ku lupa. Karena senja tidak pernah berdusta. Senja pun selalu datang di keesokan harinya. Itulah yang membuatku sangat mencintainya. Dia tak ingkar janji. Kebersamaan kita yang singkat tapi bermakna. Kehadiranmu saat itu, di kala senja ketika tangan ini bergetar menyentuhmu dengan hangatnya.

Di sudut jalan itu, kutemukan dirimu dalam keadaan tak berdaya. Berkubang lumpur di genangan jalan setapak. Kudengar lengkingan suaramu yang menyayat hati. Ketika kutahu kau begitu menggemaskan, kuraih tubuhmu dengan sentuhan hangat yang menggetarkan. Tubuhmu menggigil kedinginan, dengan luka bersimbah darah di sekujur kaki. Tatap matamu tampak mengiba. Menggambarkan suasana hati yang dirundung duka. Seolah tak ingin lepas dari pangkuan. Membuat hati ini tersayat laksana teriris sembilu.

Tubuh mungilmu yang manja. Bulu-bulu tebal berwarna abu-abu yang menempel halus di sekujur tubuhmu. Membuat rasa ini tak mampu berpisah darimu.

Chiko!

Begitu kuberi nama dirimu. Kucing Anggora yang kehilangan arah menuju tuannya. Kutemukan terluka parah di sudut jalan dekat musala di desa kami. Kecintaanku semakin bertambah kepada senja. Karena senja lah yang membantuku menemukan dirimu. Senja yang mempertemukan kita, dengan sesuatu yang begitu kudamba. Meski semua hanya sesaat, hadirmu mampu warnai hati dalam imaji. Babak drama dalam kehidupanku bertambah dalam sebuah cerita yang indah dan bermakna.

Kini, kau telah kembali. Kembali pulang ke arah yang abadi bersama Sang Maha Kasih pemilik bumi.

“Selamat jalan Chiko. Tenanglah kau di surga-Nya.” Ucapku di depan tubuhmu kumakamkan. Tepatnya di samping halaman rumah yang berderet pohon-pohon hias dan rerumputan.

Sudut Taman , 22 Mei 2021

Kamis, 20 Mei 2021

Silaturahim Lebaran Lanjut, Berat Badan Menyusut

Mei 20, 2021 0 Comments

 

tantrileo.com,-Ramadan telah berlalu. Meskipun demikian, tetap berusaha ingin menanamkan hal baik yang telah dibiasakan di ramadan agar tetap membara di hati ini, Aamiin. Bagi sebagian orang, berpuasa artinya selain siap mental dalam fisik dan peningkatan ibadah juga siap dengan perubahan berat badan. Loh, loh! Kok malah disangkutpautkan dengan BB ya? Pasalnya, di bulan Ramadan banyak yang berhasil menurunkan berat badan dengan tidak sengaja. Yeayy, hitung-hitung diet murah meriah euyy! Bagaimana tidak menyusut lah bobotnya, biasanya makan tiga kali sehari, kini hanya dua kali.

 

Beberapa kawan di tempat kerja, ada yang mengaku bobotnya menyusut 3 hingga 5 kg. Ada pula yang susut 7 kg. Wow, senang pastinya bukan main dong? Berhasil, berhasil, horeee (ucap Dora dalam serial kartunnya). Sesekali menyenangkan hati seseorang tak apalah apalagi memang mendapat pahala. Meski menyenangkan yang satu ini tidak permanen sifatnya, karena stabilnya hanya berlangsung di bulan puasa itu saja. Konon, katanya pasca beberapa hari Lebaran biasanya berat badan naik lagi ke bobot semula bahkan melebihi itu. Hadudududu ….

 


Di hari lebaran setiap rumah sudah pasti menyiapkan menu istimewa dan agak mewah untuk keluarga dan kerabat. Olahan menu yang disiapkan beraneka ragam. Mulai dari ketupat sayur, opor ayam, rendang daging, semur daging, sate, dendeng daging, bakso, sambal goreng rempelo ati, dan lainnya. Kesemuanya itu mengandung kandungan lemak. Olahan menu di atas sebagian menggunakan bahan utama santan.

 

Ada salah satu hal menarik diungkapkan dr Diana Suganda SpGK, spesialis gizi dari Rumah Sakit Pondok Indah, dalam artikel Kompas.com. Ia mengungkapkan bahwa santan tak mengandung kolesterol tapi lemak jenuh. Lebih jauh dirinya menegaskan bahwa kelapa yang tergolong buah tidak mengandung kolesterol. Sehingga hal ini mematahkan mindset masyarakat yang mengatakan santan disebut-sebut mengandung kolesterol. Tentu saja hal itu mitos belaka.

 

Mengapa demikian??

 

Menurut dr Diana, dalam 100 gram santan terdapat 230 kalori; 2,29 gram protein; 5,54 karbohidrat; 15 miligram sodium; 263 miligram kalium; 21,14 gram lemak jenuh; 0,261 gram lemak tak jenuh ganda; 1,014 gram lemak tak jenuh tunggal; dan 0 miligram kolesterol. Dengan demikian, santan tidak melulu jelek. Namun, yang perlu diingat konsumsi santan yang berlebihan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan risiko obesitas sehingga perlu hati-hati saat mengkonsumsinya.

 

Sementara itu, dapat dibayangkan di kala lebaran jika bertandang ke rumah saudara dan kerabat apabila setiap rumah menghidangkan olahan menu yang tidak jauh berbeda dari masing-masing keluarga seperti beberapa contoh yang disebutkan di atas, sedangkan dalam sehari itu bisa mengunjungi beberapa rumah. Itupun masih dilanjut di hari berikutnya hingga selesai seperti itu di beberapa hari ke depannya. Membayangkan kenyangnya saja sudah pusing tujuh keliling ya, hihihi ….


Hari ini tepat memasuki hari ke delapan di bulan syawal, silaturahim tentu saja belum usai. Masih banyak destinasi-destinasi yang belum dikunjungi, rehat dan tertunda sementara waktu sambil menunggu luangnya waktu. Hal itu harus tertunda, karena terpenggal mulai kemarin jadwal dinas bagi para tenaga pendidik sudah mulai aktif kembali. Itupun sebenarnya tidak menjamin bobot ini akan tetap stabil atau turun. Pasalnya, di tempat dinas pun ternyata agendanya masih tidak jauh-jauh dari makan-makan dan silaturahim dari rumah ke rumah. Mantap jiwa! Hahaha….

 

Selamat lanjut silaturahim di hari lebaran, selamat mengembangkan diri, demi menyukseskan anak negeri. Yuks, berbagi pengalaman silaturahim lebaranmu di kolom komentar yaa ….

Minggu, 16 Mei 2021

Intip Yuks Hampers Spesial di Hari Kemenangan

Mei 16, 2021 0 Comments

 

tantrileo.com.-Hari Raya Idul Fitri tahun ini kembali dalam suasana yang tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Dua tahun sudah kita menjalani hari kemenangan dengan cara yang berbeda dari biasanya. Kita belum leluasa untuk mengabaikannya karena pada kenyataannya, pandemi belum berakhir. Berbagai aturan dan ketentuan dari pemerintah tetap harus ditaati, tentu saja demi kebaikan kita bersama.

 

Banyak hal yang masih harus kita jaga dan terapkan dalam keseharian untuk menekan penyebaran Covid-19, termasuk tidak mudik di hari raya. Sedih banget tentunya, tapi tidak ada pilihan lain, Kawan. So, jika kamu sangat menyayangi orangtua dan saudara hayuuk sok atuh dipatuhi, hehe.

 

Alhamdulillah Idul Fitri sudah berhasil diraih. Sekali pun untuk mencapainya ada sebuah perjuangan yang dilakukan umat muslim dalam mencapai “La’allakum Tattaquun.” Sejatinya, jadikan Ramadan kemarin awal baru kehidupan yang lebih baik dan membuat diri berubah untuk selamanya.

 

Kali ini aku pingin berbagi beberapa pilihan hampers buat kalian nih. Meski lebaran di rumah saja tetap tidak menyurutkan makna spesial dari Eid itu sendiri kok. Apalagi berbagi kebahagiaan dengan orang-orang terkasih tentunya. Jika terhalang dengan ruang dan waktu terlebih tidak boleh mudik ataupun bepergian ke luar kota. Nah, hampers bisa menjadi salah satu pilihan solusinya nih Kawan. Hampers tidak melulu harus mahal karena ada banyak hampers/ parsel yang bisa disesuaikan dengan budget.

 

Berikut rekomendasi hampers yang bisa dijadikan pilihan untuk diberikan kepada orang-orang terkasih di moment spesial di Hari Raya Idul Fitri.

1.   1. Aksesoris

Aksesoris bisa dijadikan pilihan hampers yang tidak biasa di moment hari lebaran untuk menunjang penampilan orang terkasih di hari istimewa. Aksesoris ini bisa berupa kalung, gelang, jam tangan, cincin, bros, dan lainnya.

2.   2. Perlengkapan Ibadah

Hampers perlengkapan ibadah bisa juga diberikan sebagai salah satu bingkisan di hari spesial. Perlengkapan ini bisa berupa sarung, tasbih, kopiah, mukenah, Alquran, sajadah, dan lainnya yang merupakan benda wajib bagi umat Islam. Peralatan ini bisa sebagai penunjang ibadah sekaligus memotivasi orang terkasih dalam hal kebaikan.

3.  3. Masakan Khas Lebaran

Pepatah lama mengatakan jika ingin menarik hati orang lain maka bisa melalui menggugah seleranya dengan cita rasa masakan. Berikan masakan terbaik kamu seputar makanan khas tradisional lebaran seperti, ketupat, opor, rendang daging, semur, dan lainnya.

4.   4. Peralatan Minuman

Peralatan minum ini juga bisa diberikan kepada pihak saudara/ kerabat/ teman yang sudah berkeluarga ataupun belum. Bisa berupa satu set cangkir dan teko, bisa juga botol minuman yang bisa dibawa ke manapun. Barang yang dibeli bisa menyesuaikan budget.

5.   5. Peralatan Pencegah dan Pelindung Diri dari Covid-19

Pandemi memang belum usai, karena itu kita harus senantiasa mawas diri dan menjaga diri kita dan keluarga dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian. Terkait dengan itu bingkisan seperti masker, handsanitizer, face shield, suplemen vitamin untuk imun, dan lainnya sangat cocok diberikan. Selain bermanfaat pun bisa digunakan sehari-hari.

 

Eits, untuk pelengkapnya jangan lupa ya Kawan. Selipkan kartu ucapan selamat lebaran yang dibingkai doa, permohonan maaf, dan nama penerima hampers, okley. Semoga bias bermanfaat yaa…

Lalu, hampers yang sudah kalian siapkan atau sudah diluncurkan apa saja nih Kawan. Berbagi informasi yuks di kolom komentar

Selasa, 11 Mei 2021

Janda Bolong, Oh Janda Bolong

Mei 11, 2021 0 Comments

 



tantrileo.com,-Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata, bahagia sudah pasti karena menjelang hari kemenangan. Meskipun di sisi lain kesedihan begitu membuncah, sebab Ramadan akan berakhir. Kami sekeluarga begitu bersemangat menyambut hari kemenangan. Segala rutinitas tahunan, kami lakukan bersama menjelang persiapan hari raya. Di tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, hanya di tahun ini ada penambahan rutinitas yang dilakukan Ningsih, istri Dullah yang menjabat sebagai ketua RW di Perumahan Villa, Jember. Ningsih saat ini keranjingan berbagai jenis tanaman hias, setiap sudut rumah dan halamannya dipadati tanaman hias kesukaannya.

Sekalipun Dullah sempat mengingatkan istrinya agar tidak berlebihan terhadap kegemarannya itu, tapi Ningsih tak menghiraukannya. Hingga suatu ketika, karena ingin membuat istrinya semakin mencintainya, Dullah mengunjungi kawannya yang sudah dikenalnya sejak di bangku sekolah.

Pertemanan mereka berdua sangat dekat bahkan seperti saudara. Bahkan kebiasaan buruk sahabatnya sejak zaman sekolah dulu, Dullah pun sangat hafal. Ketika di rumah Joko, panggilan akrab pada sahabat Dullah satu itu. Dullah tiba-tiba saja menanyakan janda bolong yang akan dipinangnya. Semula, Joko sempat kaget karena Joko sangat paham kalau Dullah itu laki-laki yang baik, tidak seperti dirinya meskipun hanya masa lalu. Namun, dia senyum-senyum tanda mengerti dan mengatakan bahwa dirinya memiliki stock yang diinginkan Dullah. Setelah menanyakan serius yang diinginkan Dullah, akhirnya mereka berdua berangkat menuju tempat yang dimaksud. Tibalah mereka di sebuah rumah dengan desain arsitektur bangunan minimalis yang tampak elegan. Setelah mengucap salam dan disambut oleh asisten rumah tangga, sambil duduk menunggu Dullah melihat sekeliling halaman yang tidak terdapat tanaman-tanaman hias yang dicari dirinya. Tidak berapa lama, muncullah seorang perempuan cantik berusia sekitar 30 tahunan. Dullah pun menyampaikan maksud tujuannya yang ingin meminang janda bolong. Lalu perempuan itu tersipu malu sembari berucap, “Mas Dullah benar-benar serius ya ingin meminang aku yang sudah lama menjanda dan telah memiliki dua anak ini?” Mendengar ucapan perempuan itu mataku terasa kunang-kunang dan berputar, entah harus menjawab apa. Karena tujuan utamaku memang ingin meminang janda bolong, tapi janda bolong jenis tanaman kesukaan istrinya bukan yang lain.

 

Minggu, 09 Mei 2021

Arisan Daging, Hilangkah Ditelan Zaman?

Mei 09, 2021 0 Comments

 


tantrileo.com,-Ketika Hari Raya Idul Fitri, saat semua saudara berkumpul bersilaturahim, pastinya kita ingin memberikan suguhan dan jamuan yang terbaik untuk mereka. Termasuk menu sajian yang istimewa dan sedikit mewah. Pilihan olahan daging menjadi salah satu yang paling banyak diburu oleh para keluarga. Namun, hampir semua bahan-bahan masakan menjelang hari raya harganya melonjak naik luar biasa termasuk daging, sehingga bikin kita menjadi miris dibuatnya.

Berawal dari itulah, sebuah tradisi unik khas lebaran pun lahir. Namanya arisan daging atau sapi. Kalau kita sudah familiar dengan arisan duit, berbeda halnya dengan arisan daging. Namanya arisan daging, otomatis yang didapat pun berupa daging. Kreatif abis kan? Nah, sebelum mengungkap lebih jauh apa itu sebenarnya arisan daging/ sapi dan serba serbinya. Simak terlebih dahulu paparan berikut yuks.

 

Arisan Daging yang Mendunia

Idul Fitri bagaikan final Wprld Cup, seluruh penjuru dunia para penggila bola, penyedia siaran TV, media online, simpatisan bola, pemanfaat situasi bidang ekonomi pun semua berduyun-duyun untuk euforia menyambut kejuaraan bola dunia tersebut. Bahkan, jauh-jauh sebelum perhelatan itu dilaksanakan promosi secara masif pun sudah dilakukan. Babak penyisihan daging antar negara dengan berbagai upaya dilakukan oleh tim dan supporter untuk mendukung agar kesebelasan suatu negara sampai memasuki babak final sebagai bentuk supremasi tertinggi dan gengsi ketika bisa sampai pada target tersebut, yaitu juara. Begitu pula secara individu para pemain merupakan ajang promosi dan pengenalan skill pada klub-klub yang menginginkan untuk mengontraknya.

Jika dikaji lebih merucut lagi bahwa Idul Fitri diibaratkan bagai final akademi dangdut maupun ajang pencarian bakat lainnya. Babak penyisihan adalah masa-masa di mana seluruh anggota melalui tahapan diuji kemampuan olah vokal ataupun olah lainnya sesuai ajang yang diikuti. Tentu saja, tahap akhir yaitu final adalah suatu pengharapan dari siapa saja anggotanya. Tujuan utama meraih kemenangan, sedangkan popularitas adalah bonus dari kemenangan itu sendiri.

Idul Fitri sebuah perjuangan yang dilakukan oleh umat muslim dalam mencapai “La’allakum tattakun” tak lepas dari euforia dalam konteks merayakannya. Akar budaya kita Indonesia adalah gotong royong demikian pula dalam mengisi muatan-muatan tradisi merayakan Idul Fitri, gotong royong adalah ciri yang tampak.

 

Serba Serbi Arisan Daging/ Sapi

Lebih dalam lagi membahas tentang “arisan daging/ sapi” bukanlah bermakna sapi secara fisik, sebagai gambaran jelasnya, masing-masing anggota melakukan iuran dengan nominal yang telah ditentukan selama sebelas bulan yang dikoordinir oleh seseorang yang dipercaya sebagai koordinator yang selanjutnya dibelikan sapi. Barulah, menjelang beberapa hari sebelum Idul Fitri sapi tersebut akan disembelih secara gotong royong, kemudian dibagikan sejumlah anggota iuran secara sama rata. Hal yang menarik lainnya bahwa tanpa adanya pernyataan  hitam di atas putih, kepala sapi dan kulit umumnya diserahkan pada seseorang yang memelihara selama sapi belum disembelih.

 

Ada satu persamaan sebagaimana pembuka ajang World Cup kompetisi pencarian bakat dengan “arisan daging/ sapi.” Yang menjadi satu perjuangan dari awal peserta arisan uangnya untuk iuran setiap bulan hingga mencapai final di Idul Fitri, sebagai suatu kemenangan, kebanggaan jika bisa menyuguhkan lauk pauk daging sapi dalam olahan-olahan masakannya pada saat memberikan hantaran ataupun suguhan bagi sanak saudaranya di hari kemenangan.

Karena ingin menyajikan menu terbaik dari olahan daging, maka membuat banyak perempuan khususnya ibu-ibu seolah-olah menjadi cheef terandal di rumahnya sendiri. Salah satu olahan daging yang digemari masyarakat yaitu bakso dan tahu isian. Meski untuk menghasilkan sebuah menu bakso ala penjual bakso aslinya, membutuhkan perjuangan yang luar biasa tapi tetap saja dilakukan oleh mereka. Daging yang sudah didapat terlebih dahulu dibuat adonan bakso (pentol) dan adonan tahu. 

Jika proses adonan tidak dilakukan di rumah dengan menggunakan blender, biasanya ibu-ibu rela mengantri dengan menyelep daging mereka menjadi adonan yang dinginkan di pasar. Tak jarang mereka harus mengantri dan menunggu sambil berdiri selama berjam-jam. Tetap menjaga protocol kesehatan ya ibu-ibu! Pokok luar biasa deh ya? Setelah bersusah payah mengantri selepan daging, selanjutnya di rumah mereka masih harus berkutat dengan proses pembentukan dan pengolahan pentol. Hebat dan salut euyyy!

Arisan ini dianggap lebih meringankan dan lebih murah daripada membeli daging sapi sendiri di pasar. Selain itu, kualitas daging terjamin jika mengikuti arisan daging/ sapi karena peserta arisan sapi sebelumnya memilih sapi yang terbaik dan fresh tentunya. Masih banyak manfaat lainnya yang dapat diperoleh dari tradisi unik ini, khususnya warga Jember dan Bondowoso yang sampai sekarang masih melestarikannya karena merasakan manfaat dan sikap gotong royongnya.

So, bagaimana dengan arisan daging di tempat kamu, sahabat? Masihkah marak? Yuk, share informasinya di kolom komentar yaa ….

 

Semangat menyongsong Idul Fitri 1442 H. Semoga kembali fitrah.