Senin, 28 Desember 2020

# Puisi

Menepi Raga

 


 

Menepi raga tetapi masih mendekap

Untaian kata mampu berdusta untuk pergi, sebab sudah tak sudi.

Namun, soal hati siapa sanggup berkilah?

 

Belakangan ini memang kerap mengacuhkan

Sementara diam-diam tetap kurindukan

Alpaku bukan tanpa alasan, semua berawal dari luka hati

yang pernah kau tancapkan.

Alpaku bukan karena sengaja tuk membuka tabir

yang pernah kau lakukan.

Lalaiku bukan untuk membalas perihnya hati

yang pernah kau remukkan.

 

Semua itu tak membuatku mengubur perihnya luka

yang harus dilenyapkan.

Bersama senja yang meneduhkan

Segala tentangmu begitu mudah kumaafkan

Sosok bayangmu tetap kurindukan

Hadirmu, kerap kudambakan

Meski terhalang rasa kekecewaan.

 

Jember, 28 Desember 2020

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar